Biaya Bangun Rumah Tingkat

Mari menghitung biaya bangun rumah tingkat dengan cepat, hemat dan hasilnya bagus. Menghitung setiap pekerjaan dengan cermat, tidak brand minded, menentukan desain rumah yang sesuai dengan budget anggaran.

1. Buat Anggaran
Disini ada 2 komponen yaitu ukuran luas rumah dan biaya per meter persegi.

Ukuran Luas rumah diambil pada saat hasil desain rumah sudah jadi / sesuai.
Biaya per meter persegi misalnya untuk material bagian dinding, atap dan finishing.

Contoh :

Panjang x lebar (20 m x 10 m) = 200 m²

Misal biaya per meter persegi = Rp 4.000.000

Maka total anggaran membangun rumah = 200 m² x Rp 4.000.000 = Rp 800 Juta

* Ini hanya hitungan sementara, untuk rumah sederhana berkisar Rp.2,5 – 3 Jt / m2 , rumah sedang Rp.3,5 – 4 Jt / m2 , rumah mewah Rp.5 Jt / m2 keatas

Check budget anggaran anda , sudah terkumpul sejumlah 800 Jt atau belum ? Misalnya baru 700 Jt an , Bagaimana cara menghematnya ?

2.Desain Rumah
Pilihlah desain rumah yang bertemakan minimalis, modern , ergonomis, fungsional. Desain minimalis tidak banyak membutuhkan material bangunan, dan tampilanya sangat bersih, modern, dan meringankan pandangan mata.

Tidak membutuhkan arsitek yang berkelas mahal, cukup lihat di Internet referensinya, lalu diskusikan dengan tenaga drafter / tukang berpengalaman.

3. Target Waktu Pengerjakan

Ini harus ada perencanaan yang strategis antara pemilik dan pelaksana proyeknya. Karena berkaitan dengan 3 hal : Biaya, Bahan Material dan Tukang Bangunan nya.

Kalau 3 hal ini lancar, maka estimasi waktu pengerjakan akan sesuai dengan rencana awal. Jangan sampai 3 hal ini macet di salah satunya, pasti akan memperpanjang masa pekerjaan dan otomatis ada pembengkakan biaya bangun.

4.Bentuk Bangunan
Bentuk bangunan yang persegi panjang akan lebih mudah dibangun, lebih hemat biaya, dibanding bentuk bangunan seperti segitiga, melengkung, meliuk liuk seperti jalan, atau desain aneh yang bersudut lainnya.

Bentuk segitiga / membulat akan menciptakan banyak sudut, menyisakan banyak material, pengerjaan lebih lama, tingkat kesulitannya lebih banyak.

Untuk bentuk persegi panjang : bisa memakai dak keraton, dak bondek, dak cor beton, dak panel hebel.

5. Coba Desain Ruangan Multifungsi
Banyaknya ruangan dalam sebuah rumah cenderung memakan biaya lebih besar, bahan bangunan yang diperlukan akan lebih banyak dan waktu pengerjaannya bertambah.

Bikin ruangan yang multi fungsi dan terkoneksi , sehingga berkesan lapang dan simple. Contohnya demikian :

Ruang Keluarga dan Ruang Makan menyatu , hanya dipisahkan oleh partisi / lemari.

Ruang Makan terkoneksi dengan Ruang dapur, Ruang Cuci menyatu dengan Ruang setrika dan Tempat Jemuran.

Simple kan ? jadi kelihatan ergonomis, mudah diakses , dengan penataan begini sirkulasi udara segar dari luar akan baik sekali untuk kesehatan.

6. Riset Mengenai Harga Bahan Bangunan
Coba lakukan riset  harga bahan bangunan ke beberapa toko material bangunan. Check update harga yang terbaru, . Sebab harga material saat ini semakin melejit sehingga mesti dipertimbangkan dari segi harganya.

7.Gunakan Bahan Bangunan dari Produk Lokal
Produk lokal tak kalah kualitasnya dari produk impor. Hal ini juga berlaku untuk bahan bangunan. Selain kualitasnya yang tak diragukan, dari segi harga pun jauh lebih hemat jika menggunakan bahan-bahan bangunan dari lokal.

Contoh : Membeli Lantai Keramik

Anda bisa membeli saat toko keramik melakukan promo / diskon
b. Atau membeli produk keramik keluaran tahun kemarin , beli lalu di simpan ditempat tertentu, pastikan jumlahnya cukup, jangan nanggung, nanti produknya sudah habis dipasaran, tidak perlu menambal dengan produk lain.
c. Jangan membeli produk keluaran terbaru , yang harganya pasti lebih mahal.

8. Pilih Tukang Bangunan yang Berpengalaman
Tenaga pelaksana seperti BBR Home Builder seperti kami contohnya, tenaga di lapangan inilah yang akan bekerja meracik bahan bangunan tersebut , mengerjakan dengan baik, hasilnya rapi dan sesuai target waktu yang di tentukan. Sehingga pembiayaan , ekspetasi waktu dan kepuasan terpenuhi.

9. Jurus Terakhir
Membangun secara bertahap, artinya jangan menunggu semua dana terkumpul, tetapi memulai pekerjaan secara bertahap misalnya dari pekerjaan fondasi terlebih dahulu, kemudian bangunan , pemasangan atap, kusen pintu jendela.

Nanti untuk pekerjaan finishing seperti Mekanikal Elektrikal, Pengecatan, Toren Pompa Air, Toilet bisa menyusul, sambil melihat toko material / tempat – tempat yang memberikan promo / diskon.

Nah, Ternyata mudah kan ? semoga artikel ini bisa membantu anda dalam membangun rumah tingkat, tinggal kami menunggu WA dari anda untuk konsultasi / membicarakan rencana bangun rumah tingkatnya.

× Hubungi BBR Home Builder